Truk Tronton Muatan Besi Melintang di Flyover Ciputat, Lalu Lintas Jakarta-Parung Lumpuh Total

Truk Tronton Muatan Besi Melintang di Flyover Ciputat, Lalu Lintas Jakarta-Parung Lumpuh Total

GUDANG NARASI – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat kembali terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Sebuah truk tronton bermuatan pipa besi melintang dan menutup akses jalan di atas Flyover Ciputat, Kamis (8/1/2026) pagi. Kejadian ini mengakibatkan kemacetan hebat di jalur arteri yang menghubungkan Jakarta menuju arah Parung dan Bogor.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.15 WIB ini tidak hanya melumpuhkan arus kendaraan, tetapi juga diwarnai aksi heroik sekaligus mencekam dari para pengguna jalan yang nyaris menjadi korban jiwa.

Kronologi Kejadian: Rem Terkunci di Tanjakan

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Polisi Bambang Askar Sodiq, kecelakaan ini melibatkan dua unit truk tronton yang melaju beriringan dari arah Jakarta menuju Gunung Sindur, Bogor. Kedua truk tersebut diketahui mengangkut muatan material besi yang cukup berat.

Saat sedang menanjak di atas Flyover Ciputat, truk tronton pertama tiba-tiba mengalami gangguan teknis. Sistem pengereman kendaraan tersebut mendadak terkunci atau mengalami locking brake. Kondisi ini membuat truk berhenti seketika di tengah tanjakan.

Truk kedua dengan nomor polisi B-9590-KEH yang berada tepat di belakangnya tidak memiliki ruang cukup untuk menghindar. Benturan keras pun tak terelakkan. Truk kedua menghantam bagian belakang truk pertama hingga bagian kabin depan truk kedua ringsek parah. Akibat tabrakan tersebut, truk kedua kehilangan kendali dan mulai berjalan mundur di jalur tanjakan.

Pasangan Suami Istri Loncat dari Motor

Di saat truk tronton kedua tersebut bergerak mundur tak terkendali, terdapat satu unit sepeda motor yang dikendarai oleh pasangan suami istri, Imron Rosadi (43) dan Rani (38), tepat di belakangnya. Berdasarkan saksi mata, truk tersebut meluncur mundur lurus ke arah mereka.

Melihat bahaya maut di depan mata, Imron dan istrinya segera mengambil keputusan cepat dengan meloncat dari motor sesaat sebelum truk melindas kendaraan mereka. Keduanya berhasil selamat tanpa luka serius, namun sepeda motor mereka mengalami kerusakan berat karena terjepit di bawah badan truk.

Laju mundur truk tersebut baru terhenti setelah roda bagian belakang menabrak pembatas jalan flyover. Posisi akhir truk akhirnya melintang, menutupi hampir seluruh badan jalan menuju arah selatan.

Evakuasi Sopir yang Terjepit

Kecelakaan ini juga mengakibatkan sopir truk tronton kedua sempat terjepit di dalam kabin yang ringsek. Petugas kepolisian bersama warga sekitar melakukan upaya evakuasi secara dramatis untuk mengeluarkan sang sopir dari himpitan kemudi.

“Sopir tronton yang sempat terjepit sudah berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Korban mengalami luka-luka, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” ujar Kompol Bambang.

Dampak Lalu Lintas dan Pengalihan Arus

Hingga menjelang siang hari, kemacetan panjang masih terjadi di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat. Ekor kemacetan dilaporkan mencapai wilayah Lebak Bulus karena kendaraan tidak bisa melintasi flyover.

Pihak kepolisian segera melakukan langkah-langkah darurat:

  1. Penutupan Jalur Atas: Akses menuju Flyover Ciputat dari arah Jakarta (Utara) menuju Parung (Selatan) ditutup total selama proses evakuasi.
  2. Pengalihan Arus: Kendaraan diarahkan untuk menggunakan jalur bawah (depan SPBU Ciputat dan pasar).
  3. Penyiagaan Personel: Petugas Satlantas Polres Tangsel disiagakan di titik-titik krusial untuk mengurai penumpukan kendaraan di persimpangan bawah flyover.

Kendala Evakuasi

Proses evakuasi membutuhkan waktu yang cukup lama karena beratnya muatan pipa besi yang diangkut oleh truk tersebut. Petugas harus menunggu kedatangan alat berat (crane) untuk menggeser badan truk yang melintang tanpa merusak struktur pembatas jalan flyover lebih lanjut.

Polisi mengimbau agar masyarakat menghindari kawasan Ciputat untuk sementara waktu atau mencari jalur alternatif melalui Pamulang atau Bintaro guna menghindari kemacetan yang diperkirakan akan berlangsung hingga sore hari.