Hamka Buka Pelatihan SCA Borneo, Dorong Tenaga Kesehatan Kalteng

Hamka Buka Pelatihan SCA Borneo, Dorong Tenaga Kesehatan Kalteng

GUDANG NARASI Dalam langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, Hamka secara resmi membuka Pelatihan SCA Borneo yang diadakan di Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan tenaga kesehatan dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah, menandai komitmen kuat pemerintah daerah dan lembaga kesehatan untuk membekali tenaga medis dengan keterampilan terbaru.

Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi tenaga kesehatan lokal untuk mengasah kemampuan klinis dan manajerial mereka. Dengan adanya program ini, Hamka berharap tenaga medis tidak hanya mampu memberikan layanan kesehatan yang optimal, tetapi juga mampu menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks di era modern.

Pelatihan SCA Borneo: Transformasi Tenaga Kesehatan

Pelatihan SCA Borneo dirancang sebagai program intensif yang mengintegrasikan teori dan praktik langsung. Peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para instruktur berpengalaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga mereka dapat memahami standar internasional dalam pelayanan kesehatan.

Menurut Hamka, pelatihan ini tidak sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap profesional dan etika kerja yang tinggi. Dengan transformasi ini, tenaga kesehatan Kalteng diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sistem kesehatan di wilayah tersebut.

Dukungan Pemerintah dan Lembaga Kesehatan

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi Kalimantan Tengah serta berbagai lembaga kesehatan nasional. Dukungan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga medis sebagai prioritas strategis, terutama di tengah tantangan kesehatan yang terus berkembang seperti pandemi dan penyakit kronis.

Selain dukungan pemerintah, keterlibatan organisasi profesi dan institusi pendidikan juga menjadi kunci sukses pelatihan. Mereka menyediakan modul pelatihan terbaru, teknologi simulasi medis, dan kesempatan diskusi interaktif yang memperkaya pengalaman belajar peserta. Hal ini memperkuat sinergi antara pendidikan, praktik, dan kebijakan kesehatan di Kalteng.

Dampak Positif bagi Masyarakat Kalimantan Tengah

Hamka menekankan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan tenaga kesehatan yang lebih terampil dan profesional, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tertentu dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan lokal.

Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi pengembangan karier tenaga medis di Kalteng. Peserta yang berhasil mengikuti pelatihan dapat menjadi instruktur atau mentor bagi rekan-rekan mereka, menciptakan efek domino yang memperluas manfaat pelatihan hingga ke seluruh pelosok provinsi. Ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kesehatan yang berkelanjutan.