Viral! Hujan Salju di Arab Saudi Bikin Air Membeku Seketika

Viral! Hujan Salju di Arab Saudi Bikin Air Membeku Seketika

GUDANG NARASI – Fenomena alam luar biasa baru-baru ini mengguncang wilayah utara dan tengah Arab Saudi hujan salju lebat yang diikuti oleh suhu ekstrem sehingga air tampak membeku seketika di udara terbuka. Peristiwa ini menjadi viral di media sosial, menarik perhatian netizen dari seluruh dunia yang membagi foto dan video dramatisnya.

Fenomena Aneh yang Mencuri Perhatian Netizen

Sejumlah video yang beredar di platform seperti X (Twitter) dan TikTok memperlihatkan air keran yang mengalir dari selang atau botol tiba-tiba berubah menjadi es saat mengalir. Bahkan air yang hanya dituangkan di udara terbuka terlihat langsung membeku menjadi kristal es dalam hitungan detik. Klip tersebut menjadi viral dan menjadi bahan diskusi di kalangan warganet di seluruh dunia.

Contoh lain dari video yang beredar memperlihatkan hamparan es di kolam dangkal, saluran drainase, dan waduk pertanian, seakan lanskap gurun kering tiba-tiba menjadi “negara es mini”.

Bagaimana Ini Bisa Terjadi?

Fenomena tersebut terjadi karena gelombang dingin ekstrem yang melanda Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir. Biasanya negara ini dikenal dengan iklim gurunnya yang panas dan kering, namun sistem cuaca saat ini membawa suhu yang jauh di bawah rata-rata musim dingin.

Sistem cuaca dingin ini menyebabkan suhu turun di bawah titik beku hingga mencapai sekitar minus 4°C di beberapa wilayah, termasuk Turaif, Jalajel, Rafha, dan sebagian wilayah Al Jouf. Suhu serendah ini cukup untuk membuat air yang terkena udara luar membeku dengan cepat.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) telah mengonfirmasi bahwa kondisi ini adalah bagian dari pola cuaca besar yang memengaruhi wilayah tersebut. Meteorolog memperkirakan bahwa gelombang dingin ini masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Hujan Salju Lebat dan Pemandangan Ajaib

Selain fenomena air membeku, wilayah seperti Tabuk dan lereng Jabal Al Lawz telah dilaporkan diguyur hujan salju lebat. Anak-anak tampak bermain salju di lereng pegunungan, sementara hujan es turun di berbagai lokasi, menciptakan pemandangan lanskap yang sangat tidak biasa untuk negara yang biasanya bersuhu sangat tinggi.

Fenomena salju yang terjadi bukan sekadar gerimis dingin tetapi cukup lebat sehingga membentuk lapisan putih di tanah dan pegunungan, sehingga berubah menjadi lanskap bak negeri musim dingin. Hal ini membuat banyak penduduk terkesima dan segera mengabadikannya melalui foto dan video.

Prakiraan dan Peringatan Cuaca Resmi

NCM telah merilis prakiraan cuaca yang menunjukkan bahwa perubahan kondisi tidak hanya berupa suhu beku. Selama periode berikutnya, beberapa wilayah akan mengalami:

  • Badai petir dan angin kencang dengan kecepatan lebih dari 60 km/jam.
  • Badai pasir dan debu yang dapat menurunkan jarak pandang.
  • Hujan es lebat dan potensi banjir bandang di daerah dataran rendah.
  • Hujan ringan hingga lebat yang diperkirakan mencapai wilayah selatan dan pesisir, termasuk beberapa kota besar.

Warga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan terutama pada malam dan pagi hari ketika suhu mencapai titik terendah. Peringatan ini dikeluarkan secara resmi mengingat kondisi ekstrem tersebut dapat berdampak pada keselamatan, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan iklim panas gurun.

Reaksi Warga dan Sosial Media

Reaksi warganet sangat beragam. Banyak yang terkejut melihat fenomena ini terjadi di negara yang identik dengan gurun panas. Tidak sedikit pula yang membandingkannya dengan fenomena serupa yang terjadi beberapa tahun lalu, ketika beberapa wilayah di Arab Saudi juga pernah mengalami salju dan suhu yang sangat dingin selama musim dingin tertentu.

Beberapa video viral bahkan menunjukkan penduduk lokal yang pertama kali melihat salju tebal di pegunungan Tabuk dan merasakan suhu di bawah nol derajat. Bagi banyak orang, ini adalah pengalaman yang surreal dan tak terlupakan.

Apakah Fenomena Ini Menandakan Perubahan Iklim?

Para ahli cuaca menekankan bahwa peristiwa cuaca ekstrem seperti ini bisa terjadi sebagai bagian dari variasi musiman, terutama ketika sistem tekanan rendah besar masuk dari wilayah lain. Meskipun Arab Saudi jarang mengalami salju lebat, bagian utara dan pegunungan tinggi memang cenderung memiliki peluang lebih tinggi untuk melihat fenomena semacam itu selama musim dingin.

Namun, diskusi tentang perubahan iklim tetap ramai di media sosial seiring dengan semakin seringnya fenomena cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Beberapa netizen mengaitkan hujan salju ekstrem ini dengan pola perubahan iklim global, sementara ahli meteorologi meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menarik kesimpulan tanpa data ilmiah lengkap.