GUDANG NARASI — Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, kolaborasi baru antara sektor publik dan swasta menawarkan angin segar bagi pelaku UMKM untuk naik kelas. Kali ini, Ministry of Industry, Science, Technology & Innovation (MISTI), lembaga pemerintah yang bertugas memperkuat lingkungan usaha melalui inovasi dan standar industri, menjalin sinergi dengan DKSH Holding Ltd. (DKSH), perusahaan layanan ekspansi pasar global asal Swiss yang dikenal luas beroperasi di Asia. Rumor tentang kerja sama strategis ini telah menjadi perbincangan di kalangan pengusaha dan analis bisnis karena potensinya dalam memperluas jangkauan UMKM ke luar negeri.
Langkah kolaboratif ini muncul bukan sekadar untuk memperluas pasar semata, tetapi juga sebagai jawaban atas tantangan nyata yang dihadapi UMKM dalam memenuhi standar internasional dan akses ke jaringan distribusi global. Kerja sama semacam ini penting karena UMKM kerap terhambat pada aspek sertifikasi, pemasaran lintas batas, serta logistik ekspor—tantangan yang selama ini memerlukan dukungan dari pemangku kepentingan yang memiliki kapasitas besar. MISTI, dengan mandatnya sebagai penggerak inovasi industri, dan DKSH, dengan pengalaman panjangnya dalam menghubungkan merek ke pasar global, diyakini mampu memperkuat ekosistem UMKM secara holistik.
Memetakan Kendala UMKM: Dari Lokal hingga Kejangkauan Global
Ketika berbicara tentang peluang UMKM menembus pasar global, kita tak bisa lepas dari berbagai kendala struktural yang selama ini melekat pada usaha kecil menengah. Tantangan utama sering kali muncul dari keterbatasan modal, rendahnya akses informasi pasar internasional, hingga kurangnya pemahaman terhadap regulasi ekspor. Menurut data statistik yang sering dikutip dalam berbagai kajian UMKM, sektor ini menyumbang sebagian besar unit usaha namun kontribusinya di pasar global masih relatif kecil dibanding potensi yang dimiliki.
Melihat kondisi tersebut, MISTI telah merumuskan berbagai program pendukung untuk meningkatkan kualitas produk serta kesiapan pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan internasional. Fokusnya bukan sekedar pada produksi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam hal pengelolaan kualitas, sertifikasi produk, modernisasi proses produksi, dan adopsi teknologi. Upaya yang dilakukan MISTI ini sejalan dengan kebutuhan zaman di mana UMKM dituntut untuk tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di tengah volatilitas permintaan global.
DKSH: Katalisator Akses Pasar Global Bagaimana Perannya?
Bayangkan sebuah jembatan kuat yang menghubungkan pelabuhan besar dengan pasar seperti Eropa, Amerika Utara, dan Asia Pasifik; inilah yang dilakukan DKSH tetapi dalam konteks layanan pasar global. Perusahaan ini telah selama lebih dari satu setengah abad membantu berbagai klien dari perusahaan besar hingga usaha menengah untuk memperluas kehadiran produk mereka melalui jaringan distribusi, pengetahuan pasar, dan strategi pemasaran yang teruji. Keahlian DKSH dalam mengelola kompleksitas pasar merupakan aset yang bisa membuka peluang besar bagi UMKM yang ingin “go global” namun bingung memulai dari mana.
Lebih dari sekadar distribusi, DKSH membantu kliennya memahami selera pasar baru, memetakan strategi pemasaran yang tepat, serta menangani keperluan logistik lintas negara yang sering kali memakan biaya tinggi. Dengan kehadiran DKSH sebagai mitra strategis, UMKM tak lagi harus menghadapi pasar global seorang diri. Mereka bisa memanfaatkan infrastruktur, koneksi, hingga pengalaman perusahaan yang beroperasi di lebih dari 36 negara untuk mempercepat penetrasi pasar, memperluas jaringan pembeli, dan meningkatkan volume ekspor produk.
Membangun Jalan UMKM ke Panggung Internasional: Strategi Kolaboratif MISTI–DKSH
Awal kolaborasi memang hanya berupa penjajakan, namun dampaknya diproyeksikan jauh lebih besar dari sekedar hubungan bisnis biasa. Program yang tengah dirancang bersama ini termasuk pembangunan kapasitas pelaku UMKM untuk memenuhi standar internasional, penerapan praktik produksi modern, serta pemetaan peluang pasar luar negeri. MISTI diharapkan memberikan dukungan kebijakan dan regulasi, sementara DKSH akan memperkuat sisi eksekusi pasar. Sinergi ini juga menandai pergeseran paradigma: UMKM kini tidak lagi diposisikan sebagai pemain domestik semata, tetapi sebagai kandidat kuat yang siap berkompetisi di kancah global.
Peran penting lain dari kolaborasi ini adalah penyediaan pelatihan langsung yang dipadukan dengan pengalaman DKSH dalam pemasaran lintas negara. Pelatihan ini meliputi pembekalan tentang cara mengemas produk sesuai standar internasional, memahami perilaku konsumen asing, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran dan e‑commerce global. Dengan demikian, UMKM akan semakin dipersiapkan tidak hanya dari segi kualitas produk, tetapi juga strategi penjualan yang efektif di pasar internasional yang sangat kompetitif.
Harapan Kedepan: UMKM yang Siap, Standar yang Kuat, Pasar yang Luas
Kolaborasi antara MISTI dan DKSH membuka harapan baru bahwa UMKM dapat tumbuh menjadi pilar utama perekonomian global. Melalui kombinasi kebijakan yang mendukung dan jaringan pasar dunia yang luas, UMKM tidak hanya akan menjadi sekadar pemasok lokal tetapi juga pencipta nilai di panggung global. Langkah strategis ini sejalan dengan berbagai upaya pemerintah serta sektor swasta di banyak negara untuk mendorong produk lokal agar lebih adaptif terhadap perubahan tren dan permintaan internasional.
Jika berhasil dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, sinergi ini dapat menjadi model kolaborasi yang efektif antara instansi pemerintah dan sektor bisnis internasional dalam memberdayakan UMKM. Hal ini juga memberi pesan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat integrasi UMKM ke dalam rantai pasok global, memperluas peluang ekspor, serta menciptakan peluang usaha yang lebih besar bagi generasi baru pengusaha. Perlahan tetapi pasti, UMKM bisa mentransformasi dari usaha lokal menjadi kekuatan yang diperhitungkan di arena global.












