GUDANG NARASI – Di tengah dinamika industri asuransi yang semakin kompetitif dan penuh tantangan makroekonomi, PT Jasaraharja Putera (JRP Insurance) berhasil membuktikan ketangguhannya dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan internal (unaudited) yang dirilis pada awal Januari 2026, anak usaha Jasa Raharja ini sukses membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp1,6 triliun, meningkat sekitar 10% secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan ini tidak hanya tercermin dari sisi pendapatan, tetapi juga dari profitabilitas perusahaan. JRP Insurance mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 16,79% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi bukti nyata efektivitas strategi bisnis yang adaptif serta penguatan portofolio produk di berbagai wilayah operasional perusahaan.
Dominasi Pasar dan Efisiensi Operasional
Salah satu pilar utama pertumbuhan berkelanjutan Jasaraharja Putera di tahun 2025 adalah dominasi kuat pada lini bisnis Suretyship. Mengacu pada data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), perusahaan berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar (market leader) nasional dengan pangsa pasar mencapai 33,92% di segmen ini.
Kesuksesan di lini Suretyship didorong oleh penerapan underwriting yang sangat disiplin dan penggunaan risk-based scoring yang ketat. Hasilnya, perusahaan mampu menekan loss ratio (rasio beban klaim) pada lini ini hingga ke angka yang sangat impresif, yakni 13,16% per kuartal III-2025. Angka tersebut jauh di bawah rata-rata industri asuransi nasional yang berada di level 36%.
Selain Suretyship, lini bisnis Liability (Tanggung Gugat) juga menunjukkan performa yang kompetitif. JRP Insurance berhasil menempati peringkat ke-3 nasional dalam kategori ini, mempertegas diversifikasi portofolio yang sehat di tengah persaingan ketat dengan pemain asuransi swasta maupun BUMN lainnya.
Kesehatan Keuangan yang Prima
Kepercayaan nasabah dan mitra bisnis terhadap Jasaraharja Putera juga didukung oleh kondisi keuangan yang sangat sehat. Indikator utama kesehatan perusahaan asuransi, yaitu Risk Based Capital (RBC), tercatat berada di level 346,70%. Angka ini jauh melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.
Tingkat solvabilitas yang tinggi ini memberikan kepastian bagi para pemegang polis bahwa perusahaan memiliki kemampuan finansial yang lebih dari cukup untuk memenuhi kewajiban klaimnya di masa depan.
Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pertumbuhan perusahaan berada pada jalur yang berbeda dengan rata-rata industri karena fokus pada investasi yang berhati-hati (prudent) dan pencadangan yang terukur.
“Kami tumbuh sesuai dengan fokus kami. Berinvestasi secara prudent, menjaga kepercayaan industri dan reasuransi, serta pencadangan yang terukur adalah bagian dari upaya kami menjaga reputasi perusahaan,” ujar Abdul Haris.
Inovasi Digital dan Penghargaan Internasional
Tahun 2025 juga menjadi tahun inovasi bagi JRP Insurance. Perusahaan secara konsisten melakukan digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kemudahan layanan bagi nasabah. Upaya ini membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan bergengsi “Best General Insurance 2025” untuk Kelompok Ekuitas Rp1 Triliun – Rp1,5 Triliun dalam ajang Insurance Award 2025 yang diselenggarakan oleh Media Asuransi pada November lalu.
Penghargaan tersebut diberikan atas penilaian komprehensif terhadap performa bisnis, pengembangan produk, pengelolaan SDM, serta agresivitas pasar yang tercermin dalam laporan keuangan perusahaan. Keberhasilan ini semakin memperkuat citra Jasaraharja Putera sebagai perusahaan asuransi yang tepercaya dan inovatif di mata masyarakat Indonesia.
Komitmen ESG dan Keberlanjutan
Sejalan dengan tren global, Jasaraharja Putera juga semakin mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasionalnya. Menjelang hari jadinya yang ke-32, perusahaan aktif melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis keberlanjutan, seperti penguatan literasi keuangan bagi generasi muda dan pemberian bantuan kesehatan di wilayah operasionalnya.
Selain itu, JRP Insurance terus memperkuat sinergi strategis, salah satunya melalui kerja sama asuransi aset dengan pengelola sirkuit internasional Mandalika (ITDC) dan kolaborasi dengan berbagai instansi untuk perlindungan asuransi di wilayah perbatasan serta destinasi wisata super prioritas seperti Labuan Bajo.
Optimisme Menuju 2026
Dengan fondasi keuangan yang kuat dan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, Jasaraharja Putera menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Fokus perusahaan ke depan tetap pada peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, dan terus memberikan perlindungan finansial terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Kinerja gemilang di tahun 2025 ini diharapkan menjadi batu pijakan bagi perusahaan untuk terus berkontribusi aktif dalam memperkuat daya saing industri asuransi nasional di kancah regional maupun internasional.











