KKGI Tingkatkan Progres Proyek Properti Samarinda

KKGI Tingkatkan Progres Proyek Properti Samarinda

GUDANG NARASI —  PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) tengah mengebut pembangunan proyek properti Samara Residence di kawasan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, dengan nilai investasi mencapai Rp 60 miliar. Proyek ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat portofolio properti dan menjawab tingginya permintaan hunian terjangkau di kota yang terus berkembang pesat ini.

Samara Residence dirancang sebagai kawasan hunian terpadu seluas 4 hektare, terdiri dari 288 unit rumah dengan konsep modern dan fasilitas pendukung seperti shophouse dan area komersial. Dengan pembangunan yang terus dipacu, KKGI menargetkan tahap awal 30 unit rumah siap serah terima pada Mei 2026, sementara seluruh proyek ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

Samara Residence: Hunian Murah Berkualitas di Palaran

Rain Realty resmi memulai pembangunan Samara Residence, sebuah perumahan subsidi seluas 4 hektare yang terdiri dari 288 unit rumah dengan total nilai investasi sekitar Rp 60 miliar. Samara Residence dirancang sebagai hunian terjangkau namun tetap berkualitas, menargetkan kalangan pembeli yang mencari rumah pertama dengan harga realistis di tengah tren kenaikan harga properti di daerah Kalimantan Timur.

Menurut Direktur Rain Realty, Eddy, progress pencapaian pembangunan terus dipantau secara intensif. “Kami terus memonitor ritme kerja di lapangan agar semuanya berjalan mulus sesuai target. Direncanakan, sebanyak 30 unit rumah Tahap 1 akan siap diserahterimakan kepada pemiliknya pada akhir Mei 2026. Hingga akhir tahun 2026, seluruh 288 unit diharapkan telah rampung sepenuhnya.” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).

Bukan Sekadar Rumah, tapi Konsep Kawasan Terpadu

Selain membangun unit rumah, Rain Realty juga mengembangkan infrastruktur kawasan yang menyeluruh. Samara Residence tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari konsep yang lebih besar yaitu kawasan pemukiman Paras Icon dengan fasilitas komersial seperti Andalan Shophouse yang dirancang terpadu dengan area hunian. Ini sekaligus menunjukkan ambisi KKGI tidak hanya sekadar membangun rumah, tetapi menciptakan komunitas pemukiman modern yang lengkap dan layak huni.

Konsep integrasi kawasan ini dinilai penting untuk menciptakan nilai tambah bagi pembeli, sekaligus memperkuat daya tarik investasi properti di Samarinda. Dengan fasilitas komersial seperti shophouse, kawasan ini diharapkan berkembang menjadi area yang hidup, menarik pelaku usaha lokal sekaligus menyediakan layanan yang memenuhi kebutuhan penghuni.

Antusiasme Pasar & Penjualan yang Meningkat

Respons pasar terhadap Samara Residence cukup positif. Berdasarkan laporan internal perusahaan, penjualan sampai saat ini telah mencapai 171 unit dari total 288 unit yang akan dibangun, atau lebih dari setengah persediaan rumah. Hal ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap rumah bersubsidi di daerah yang berkembang, khususnya oleh keluarga muda dan pekerja di Kalimantan Timur.

Lonjakan minat ini juga didorong oleh keterbatasan pasokan rumah terjangkau, sementara permintaan di kota yang menjadi salah satu pusat ekonomi di Kalimantan terus meningkat. Hal ini membuat proyek Samara Residence memiliki peluang kuat untuk sukses dan menjadi katalis pertumbuhan properti di wilayah tersebut.

Target Penyelesaian dan Dampak Pembangunan

Perusahaan menargetkan penyelesaian tahap awal (30 unit pertama) pada Mei 2026, dan keseluruhan pembangunan akan rampung sebelum tutup tahun 2026. Jika berjalan sesuai jadwal, proyek ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi pekerja konstruksi lokal serta mendorong permintaan jasa dan bahan bangunan.

Dengan adanya pembangunan infrastruktur kawasan yang terintegrasi, diharapkan nilai properti di sekitar Samara Residence meningkat, sehingga tidak hanya memberikan dampak sosial berupa hunian, tetapi juga potensi apresiasi nilai investasi jangka menengah hingga panjang bagi pemilik rumah.

KKGI dalam Strategi Bisnis & Kepemilikan Saham

Perlu diketahui, KKGI bukan pemain baru di bursa. Emiten ini juga dikabarkan akan membagikan dividen tunai sebanyak Rp 17 per saham untuk tahun buku 2024 dengan total dividen mencapai Rp 82,84 miliar, menunjukkan komitmen perusahaan pada pemegang saham sekaligus kesehatan fundamental keuangannya. Kebijakan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 12 Desember 2025 lalu.

Pembagian dividen ini dilatarbelakangi kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku sebelumnya, termasuk laba yang diatribusikan kepada entitas induk serta saldo laba ditahan yang kuat. Selain itu, keputusan ini dipandang sebagai sinyal positif kepada investor bahwa perusahaan tetap mempertahankan momentum di tengah ekspansi usaha, termasuk segmen properti yang sedang digarap saat ini.

Tren Properti & Prospek di Kalimantan Timur

Perkembangan proyek KKGI juga sejalan dengan tren properti di Kalimantan Timur yang menunjukkan peningkatan minat investasi, terutama di kota seperti Samarinda. Peningkatan pembangunan infrastruktur di wilayah ini, termasuk konektivitas dan fasilitas publik, meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor maupun pembeli rumah. Hal ini didukung juga oleh program subsidi perumahan dari pemerintah provinsi yang sebelumnya diumumkan, seperti bantuan hingga Rp 10 juta untuk biaya administrasi rumah untuk warga lokal.

Selain itu, proyek infrastruktur besar seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menciptakan efek lanjutan terhadap permintaan properti di kota sekitarnya termasuk Samarinda. Dengan semakin banyaknya proyek strategis nasional di wilayah tersebut, para pengembang dan investor melihat potensi pertumbuhan yang signifikan, baik untuk segmen rumah subsidi, menengah, maupun komersial.

Kesimpulan: Peluang & Tantangan

Proyek Samara Residence yang dikembangkan KKGI lewat Rain Realty senilai Rp 60 miliar di Palaran, Samarinda, mencerminkan strategi perusahaan dalam memperluas portofolio usaha properti sambil menjawab kebutuhan hunian terjangkau. Dengan target penyelesaian yang ambisius, respons pasar yang kuat, serta dukungan tren properti lokal yang positif, proyek ini berpotensi menjadi salah satu pilar pertumbuhan untuk KKGI di masa mendatang.

Selain memberi manfaat langsung bagi pembeli rumah, proyek ini juga menjadi bagian dari dorongan pembangunan ekonomi wilayah yang lebih luas menciptakan lapangan kerja, memperkuat nilai investasi properti, serta mendukung pembentukan kawasan terpadu yang berkelanjutan di Kalimantan Timur.